Efektivitas Akupunktur dalam Manajemen Pasien Geriatri yang Dirawat Inap dengan Konstipasi

Effectiveness of Acupuncture for Management in a Hospitalized Geriatric Patient with Constipation

Newanda Johni Muchtar, MD, Dwi Rachma Helianthi, MD, and Irma Nareswari, MD


Background: Constipation is a gastrointestinal problem commonly found in clinical practice. The prevalence increases with age. Chronic constipation is associated with a decrease in patients’ quality of life (QoL). Existing treatments cause side-effects and the positives effects are only short-term. Recently, acupuncture has been widely used to treat geriatric problems, and one of the problems being addressed is constipation.

Case: An 85-year-old female, with hip fractures, had episodes of being unable to defecate and had stomach pain that was persistent due to this constipation. She was admitted to the hospital for her fractures, where manual acupuncture was used to treat her constipation.
Results: The therapy was effective for relieving the patient’s stomach pain and constipation and increased the patient’s appetite as well as improving her QoL.

Conclusions: Stomach pain in geriatric patients with constipation can lead to difficulty in sleeping, loss of appetite, and persistent pain in the stomach. Constipation can be assessed by using posterior anterior and oblique views of the abdominal radiographic projection. Numerous modalities, including pharmacologic therapy (sodium lauryl sulfoacetate enema and lactulose syrup), have been used to treat constipation-related pain. Recently, acupuncture has also been used to treat stomach pain in geriatric patients with constipation. Acupuncture was effective for relieving the current patient’s pain and constipation and also improved her QoL.

Keywords: acupuncture, geriatric, pain, stomach, constipation, elderly


Latar belakang: Konstipasi merupakan masalah gastrointestinal yang sering ditemukan dalam praktik klinis. Prevalensinya meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Konstipasi kronis berhubungan dengan penurunan kualitas hidup pasien. Terapi yang ada menyebabkan efek samping dan efek positifnya berlangsung dalam jangka waktu yang pendek. Belakangan ini, akupunktur sudah banyak digunakan untuk tatalaksana masalah geriatri, dan salah satu adalah kasus konstipasi.

Kasus: Wanita berusia 85 tahun dengan patah tulang pinggul, mengeluhkan tidak dapat buang air besar dan mengalami sakit perut yang terus-menerus karena konstipasi. Pasien dirawat di rumah sakit karena patah tulang dan terapi manual akupunktur diberikan untuk mengobati konstipasinya.
Hasil: Terapi akupunktur efektif untuk menghilangkan sakit perut dan konstipasi pasien, dan meningkatkan nafsu makan serta meningkatkan kualitas hidup pasien.

Kesimpulan: Sakit perut pada pasien geriatri yang disertai dengan konstipasi dapat menyebabkan gangguan tidur, kehilangan nafsu makan, dan sakit perut yang persisten. Konstipasi dapat dinilai dengan menggunakan pemeriksaan radiologi perut dengan proyeksi anterior posterior dan posisi oblique. Banyak modalitas, termasuk terapi farmakologis (sodium lauryl sulfoacetate enema dan sirup laktulosa) digunakan untuk mengobati sakit perut yang berhubungan dengan konstipasi. Belakangan ini, akupunktur juga telah digunakan untuk mengobati sakit perut pada pasien geriatri dengan konstipasi. Akupunktur efektif untuk menghilangkan rasa sakit dan konstipasi pasien dan juga meningkatkan kualitas hidup.

Kata kunci: akupunktur, geriatri, nyeri, perut, konstipasi, lansia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Upcoming Events