
L Tandya, H Mihardja, A Srilestari, J Kurniarobbi, and A Kurniawan
From the Journal of Physics: Conference Series, Volume 1073, Issue 6
DOI 10.1088/1742-6596/1073/6/062050
Abstract
The study aim was to determine if acupuncture at the PC 6 Neiguan and ST 36 Zusanli points could decrease blood lactate levels in elite basketball athletes after exercise. We conducted a randomized controlled trial in 36 elite basketball athletes divided into 2 groups: the acupuncture group (n = 18) and control group (n = 18). In the acupuncture group, acupuncture was performed at the PC 6 Neiguan and ST 36 Zusanli points for 20 minutes. In the control group, no intervention was performed. Before the first session and after the twelfth, the athletes performed a specified exercise. Blood lactate levels were measured at 5 minutes and 25 minutes after exercise by using a portable blood lactate analyzer to determine the decrease due to clearance. In the acupuncture group, the decrease in blood lactate levels improved from 3.94 ± 1.11 mmol/l (study beginning) to 5.24 ± 1.22 mmol/l (study end). In the control group, the decrease in blood lactate levels improved from 3.59 ± 1.26 mmol/l (study beginning) to 3.78 ± 1.11 mmol/l (study end). The decrease in lactate levels after exercise in elite basketball athletes was significantly greater after acupuncture treatment than in the control group.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah akupunktur pada titik PC 6 Neiguan dan ST36 Zusanli dapat menurunkan kadar laktat darah pada atlet bola basket elit setelah berolahraga. Kami melakukan uji coba terkontrol secara acak pada 36 atlet bola basket elit yang dibagi menjadi 2 kelompok: kelompok akupunktur (n = 18) dan kelompok kontrol (n = 18). Pada kelompok akupunktur, akupunktur dilakukan pada titik PC 6 Neiguan dan ST 36 Zusanli selama 20 menit. Pada kelompok kontrol, tidak ada intervensi yang dilakukan. Sebelum sesi pertama dan setelah sesi kedua belas, para atlet melakukan latihan yang ditentukan. Kadar laktat darah diukur pada 5 menit dan 25 menit setelah latihan dengan menggunakan alat Analisa laktat darah portabel untuk menentukan penurunan akibat pembersihan. Pada kelompok akupunktur, penurunan kadar laktat darah meningkat dari 3,94 ± 1,11 mmol/l (awal penelitian) menjadi 5,24 ± 1,22 mmol/l (akhir penelitian). Pada kelompok kontrol, penurunan kadar laktat darah meningkat dari 3,59± 1,26 mmol/l (awal penelitian) menjadi 3,78 ±1,11 mmol/l (akhir studi). Penurunan kadar laktat setelah berolahraga pada atlet bola basket elit secara signifikan lebih besar setelah perawatan akupunktur dibandingkan pada kelompok kontrol.