Peran Elektroakupunktur dalam Regulasi Hormon Pengatur Nafsu Makan dan Respon Peradangan pada Obesitas

Dinda Aniela Bintoro, MD and Irma Nareswari, MD

Department of Medical Acupuncture, Faculty of Medicine, Universitas Indonesia, Dr. Cipto Mangunkusumo National Central Public Hospital, Central Jakarta, Jakarta, Indonesia.

Abstract

Objective : Obesity, a condition with serious complications, needs special attention. It is a complex and multifactorial problem and regulation of calorie balance involving various humoral and central factors is the main key for managing obesity. In addition, there is an increase in various proinflammatory cytokines and an increase in oxidative stress. There is a need to discover a useful therapy for obesity management. The goal of this review was to examine the literature on electroacupuncture (EA) as a potential therapy.

Methods : This review explores the literature on EA, which has proven to be effective for inducing weight loss in experimental human and animal studies. Both continuous and dense-disperse EA waves have their own roles in hormone regulation of obesity using ST 25, CV 9, CV 12, CV 4, SP 6, ST 36, and ST 44; this is discussed the associated mechanism related to this is through suppression of various orexigenic peptides, enhancement of anorexigenic peptides, suppression of inflammatory factors, and improvement in the balance of pro-oxidants and antioxidants.

Conclusions : The absence of another definitive therapy for obesity and EA’s minimal side-effects make it a potential therapy for managing obesity

Abstrak

Objektif : Obesitas, merupakan suatu kondisi dengan komplikasi serius, yang perlu mendapat perhatian khusus. Ini adalah masalah yang kompleks dan multifaktorial dan pengaturan keseimbangan kalori yang melibatkan berbagai faktor humoral dan sentral adalah kunci utama untuk mengelola obesitas. Selain itu, terjadi peningkatan berbagai sitokin proinflamasi dan peningkatan stres oksidatif. Ada kebutuhan untuk menemukan terapi yang berguna untuk manajemen obesitas. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk memeriksa literatur tentang elektroakupunktur (EA) sebagai terapi potensial.

Metode : Tinjauan ini mengeksplorasi literatur tentang EA, yang telah terbukti efektif untuk menginduksi penurunan berat badan dalam penelitian manusia dan hewan eksperimental. Baik gelombang EA kontinyu maupun dense-disperse memiliki perannya masing-masing dalam regulasi hormon obesitas menggunakan ST 25, CV 9, CV 12, CV 4, SP 6, ST 36, dan ST 44; mekanisme yang terkait dengan ini adalah melalui penekanan berbagai peptida oreksigenik, peningkatan peptida anoreksigenik, penekanan faktor inflamasi, dan peningkatan keseimbangan pro-oksidan dan antioksidan.

Kesimpulan: Tidak tersedianya terapi definitif lain untuk obesitas dan efek samping minimal EA menjadikannya terapi potensial untuk mengelola obesitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Upcoming Events