dr. Lysia Matius Gressida, dr. Stefanus Agung Budianto, Sp.Ak.

Stroke merupakan salah satu penyebab utama disabilitas di seluruh dunia. Selain kelemahan motorik, gangguan bicara, dan kognitif, tidak jarang pasien pascastroke mengalami gangguan lapang pandang (visual field defect), seperti hemianopsia atau skotoma1,2, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup. Di Indonesia, stroke menempati peringkat tertinggi sebagai penyebab kecacatan dan kematian. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi stroke nasional mencapai 10,9% pada populasi usia ≥15 tahun3, setara dengan lebih dari 2 juta orang dengan mayoritas kasus (70%) merupakan stroke iskemik.
Gangguan lapang pandang pascastroke biasanya terjadi akibat kerusakan pada jalur visual otak, khususnya di lobus oksipital atau sepanjang jalur optik.2,4,5 Salah satu jenis gangguan yang sering di jumpai pada pasien pascastroke yaitu hemianopsia bitemporal atau kehilangan lapang pandang bagian luar (temporal) kedua mata. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh lesi pada kiasma optikum, dan dapat terjadi akibat stroke yang mengenai suplai vaskular ke struktur tersebut. Secara global, gangguan lapang pandang seperti hemianopsia dapat ditemukan pada 60% pasien pascastroke.6 Jika angka ini diterapkan secara kasar pada populasi Indonesia, maka diperkirakan lebih dari satu juta pasien stroke berisiko mengalami gangguan visual, baik secara permanen maupun sementara.
Gangguan penglihatan setelah stroke biasanya dikenali dari keluhan pasien, misalnya pasien mengeluh sering menabrak benda di sekitarnya, kesulitan dalam membaca, atau merasa ada bagian pandangan yang hilang. Diagnosis hemianopsia bitemporal memerlukan pendekatan klinis dan penunjang yang komprehensif, mengingat gangguan ini seringkali tidak langsung disadari oleh pasien dan dapat menimbulkan dampak signifikan terhadap aktivitas harian. Perimetri otomatis seperti Humphrey Field Analyzer atau Goldmann Visual Field Test merupakan standar untuk memetakan gangguan lapang pandang. 7-9 Tes ini akan menunjukkan bagian lapang pandang yang hilang. Selain itu, CT scan atau MRI otak juga sering dilakukan untuk melihat luas dan bagian otak yang terganggu akibat stroke, terutama pada area penglihatan.2
Sejauh ini, tatalaksana gangguan lapang pandang pascastroke berfokus pada rehabilitasi visual, seperti pelatihan kompensasi gerakan mata, penggunaan kacamata lensa prisma, dan terapi okupasi.1,5,6 Namun, intervensi tersebut seringkali memiliki keterbatasan dalam mengembalikan fungsi penglihatan secara optimal. Oleh karena itu, terapi komplementer seperti akupunktur mulai mendapat perhatian sebagai pendekatan tambahan dalam rehabilitasi pascastroke.
Akupunktur adalah salah satu pendekatan terapi adjuvan yang mulai banyak diteliti dan digunakan dalam rehabilitasi pascastroke. Dalam konteks hemianopsia bitemporal pascastroke, akupunktur diyakini dapat memberikan kontribusi terhadap pemulihan fungsi penglihatan melalui beberapa mekanisme seperti meningkatkan aliran darah ke otak, khususnya ke daerah lobus oksipitalis yang bertanggung jawab terhadap persepsi visual10, mengaktivasi jalur saraf visual melalui neuroplastisitas11, yaitu kemampuan otak untuk membentuk koneksi sinaptik baru setelah cedera neurologis,11 mengurangi peradangan lokal dan stres oksidatif pada jaringan saraf pasca- iskemia10-15 serta modulasi sistem saraf otonom dan peningkatan faktor neurotropik seperti BDNF (Brain-Derived Neurotrophic Factor).15 Dengan demikian akupunktur diharapkan dapat menjadi salah satu terapi tambahan yang dapat dipertimbangkan dalam mengatasi masalah lapang pandang pada pasien pascastroke.
Daftar Pustaka
- Sahonta R, Sebastian I, Aaron S, Prabakhar AT, Arthur A, Pandian Eye signs in stroke. Ann Indian Acad Neurol. 2022;25(Suppl 2):S94-S100. doi:10.4103/aian.aian_157_22.
- Rowe FJ, Wright D, Brand D, Jackson C, Harrison S, Maan T, et A prospective profile of visual field loss following stroke: prevalence, type, rehabilitation, and outcome. Biomed Res Int. 2013;2013:719096. doi:10.1155/2013/719096.
- Adityasiwi GL, Budiono I, Zainafree I, Cahyati WH. Stroke in Indonesia: An epidemiological overview. Phys Ther J Indones. 2025;6(1):70-3. doi:10.51559/ptji.v6i1.274.
- Kartika A, Sari RH, Ginting DV. Visual field defect in stroke. Neuro-Ophthalmol Soc J, Case Rep Neuro-Ophthalmol. 2021;1(1):1-4.
- Elfeky A, D’Août K, Lawson R, et Biomechanical adaptation to post-stroke visual field loss: a systematic review. Syst Rev. 2021;10:84. doi:10.1186/s13643-021-01634-4.
- Hyndman J, Whelan RK, Graham B. Post stroke visual impairment: interdisciplinary collaborative program – Canadian perspective. J Binocul Vis Ocul Motil. 2024;74(1):17-
- doi:10.1080/2576117X.2024.2316670.
- Sample PA, Dannheim F, Artes PH, Dietzsch J, Henson D, Johnson CA, Ng M, Schiefer U, Wall M; the IPS Standards Group. Imaging and Perimetry Society standards and guidelines. Optom Vis Sci. 2011;88(1):4-7. doi:10.1097/OPX.0b013e3181fc3735.
- Brar, Vikrar , Simon K. Fundamentals and Principles of Ophthalmology: Cranial Nerves: Section 3. San Fransisco : American Academy of Ophthalmology; 2019-2020.
- Dumitrache M, Lascu R, Burcea M, Cioboată M. Hemianopsia. Ophthalmol Res. 2025;8(1):1–6.
- Vanzini M, Gallamini M. Laser acupuncture in open-angle glaucoma treatment: a retrospective study of eye blood flow. J Acupunct Meridian Stud 2020; 13(2): 40–47.
- Deng L, Zhang Y, Wang H, et Acupuncture promotes neuroplasticity and recovery after stroke: evidence from animal and clinical studies. Neural Regen Res. 2021;16(3):509–517. doi:10.4103/1673-5374.290933.
- Li J, Zhang M, et Clinical observation of eye acupuncture combined with rehabilitation training for visual dysfunction after stroke. Medicine (Baltimore). 2022;101(40):e31015.
- Jia X, Xu F, Yu E, Liu Y, Wang R, Zhou G. Acupuncture treatment for post-stroke hemianopia: a case report. Acupuncture in Medicine. 2024;42(5):295-297. doi:1177/09645284241277211
- Huang YJ, Huang CS, Leng KF, Sung JY, Cheng SW. Efficacy of scalp acupuncture in patients with post-stroke hemiparesis: meta-analysis of randomized controlled Front Neurol. 2021;12:746567. doi:10.3389/fneur.2021.746567.
- Zhou L, Wang Y, Qiao J, et al. Acupuncture for cognitive impairment after stroke: a meta- analysis of randomized controlled trials. Front Psychol. 2020;11:549265. doi:10.3389/fpsyg.2020.54926